Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Minggu, 10 Agustus 2014

Idul Fitri Membawa Berkah Bagi Pengurus Makam di TPU Karet Jak-Pus

Jurnal Pagi18.Jakarta : Moment lebaran tak hanya dirasakan oleh sebagaian orang saja namun juga dirasakan oleh penjaga atau pengurus makam kuburan yang setiap harinya berkerja untuk membersihkan areal makam kuburan yang telah dijaganya.
seperti contohnya Bapak Yonas (60) 30/07/14 yang ditemui oleh team jurnal pagi18 di TPU karet jakarta pusat ini mengatakan bahwa omset yang didapat cukup lumayan tinggi dibanding hari biasanya , omset yang didapat bisa berupa bingkisan , atau uang THR bagi para pengurus makan atau pembersih makam.
namun yang sangat disayangkan bagi pekerja atau perawat makam belum ada camput tanggan pemerintah didalamnya dan harapan seorang perawat makam kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan perawat-perawat makam terutama untuk yang usia lanjut sebaiknya mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya.

All BTS

 <---- Wawancara Dengan salah satu Perawat Makam di TPU karet


All BTS


 <---- wawancara salah satu pendukung CALEG di Blok s
 Blok s
 <---- Stand Up di TPU Karet, Jakarta Pusat
 TPU Karet Jakarta Pusat

Sabtu, 09 Agustus 2014

Cerita Dibalik Paud Kemuning



Paud Kemuning telah lama berdiri sejak tahun 2004 dengan jumlah siswa 30 orang namun yang aktif belajar hanya 20 orang, namun dengan begitu tidak memperkecil semangat dari guru-guru pengajar dipaud kemuning.
Seperti yang telah dituturkan oleh salah seorang guru pengajar dipaud kemuning pada 8/8/14 Ibu.Asmanah (47) beliau selaku guru inti dipaud kemuning, Banyak target yang ingin dicapai oleh paud kemuning salah satunya adalah anak-anak dari kalangan yang tidak mampu, dan ingin membuat anak-anak yang tidak bisa membaca atau yang tidak sama sekali mengeyam bangku pendidikan saat usia dini, agar bisa membuat anak-anak menjadi pintar, dan bisa lancar membaca, menghitung saat masuk ke SD nanti. 

Paud kemuning memiliki 3 tenanga kerja dan 2 orang guru yang terdiri atas :
1.      Bpk. Usman Hidayat (selaku kelaku kepala sekolah)
2.      Ibu. Diah Hikmayati (selaku Wakil Kepala sekolah)
3.      Ibu. Yuanita Hautias (selaku Admin paud kemuning)
4.      Ibu.Nati (selaku guru paud Kemuning)
5.      Ibu.Asmanah (selaku Guru inti dan pengelolah)

Banyak alasan mengapa paud kemuning didirikan atau dikelolah, karena paud kemuning hadulunya berdiri dengan bantuan dari posyandu namun dengan seiringnya waktu paud kemuning tidak lagi dibantu dengan posyandu namun sekarang paud kemuning telah terdaftar di HIMPAUDI dan telah diakui oleh DIKNAS.
Dan banyak kegiatan yang dilakukan oleh paud kemuning oleh anak didiknya dengan melakukan manasik haji, dan porseni. Dan walaupun guru-guru paud kemuning tidak dibayar atau digaji mereka tetap ingin mengajar dan ingin membuat anak didiknya menjadi pintar, cerdas dan kreatif.

Kamis, 31 Juli 2014

All BTS

 <--BTS Partai Demokrat Blok S

BTS Malam Takbiran Tanah Abang -->















<--Wawncara dengan salah satu warga Tanah Abang

Sejumlah Pendukung partai Demokrat masih membawa anak-anak mereka dalam Kampaye



Jurnal Pagi18, Jakarta. Jelang pemilihan calon legislatif pada 9 April 2014 mendatang partai Demokrat mengelar pesta demokrasi dengan menghadirkan sejumlah calon legislatif yang berdiri dibawah naungan partai demokrat ini mengelar pesta demokrasi yang dihadiri oleh ratusan orang dan para pendukung dari kubu masing-masing caleg ini.
Seperti yang dituturkan oleh Herman (30) salah seorang pendukung dari kubu salah satu caleg ini mengatakan bahwa mereka siap mendukung salah satu caleg yang mereka dukung, dan mereka juga mengatakan bahwa caleg tersebut memiliki sifat yang bermasyarakat, dan bertanggung jawab. Dengan mengutarakan visi dan misi caleg yang didukung oleh bapak Herman.
Namun sangat disayangkan masih banyak orang tua ynag mengikut sertakan anak-anak mereka dalam kampanye kali ini. Himbauan yang telah diterbitkan oleh KPU bahwa dilarang untuk membawa anak-anak mereka dalam acara kampanye ini tetapi himbauan ini dianggap sebagai angin lalu bagi para orang tua.

Kemeriahan Takbir di Kampung Tanah Abang

Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, merayakan malam takbiran dengan mendengarkan gema takbir disetiap sudut ibu kota saat ini, dan salah satunya di daerah Tanah Abang Jakarta Pusat ini telah berlangsung acara gema takbir dari sepanjang jalan Awaludin sampai KH.Mas Mansyur, masyarakan berbondong-bondong untuk melihat acara tersebut.
terlihat dibelakang saya panggung-panggung yang berdiri untuk melantunkan gema takbir dan tidak hanya itu masyarakan tanah abang juga memeriahkan malam takbir ini dengan memasang kembang api disetiap sudut jalan. seperti yang di tuturkan oleh Sugiyanto (28) 27/7/14 bahwa acara yang dibuat oleh persatuan masyarakat Tanah Abang ini saat bagus dan memang sudah tradisi yang selalu dijalankan setiap tahunnya saran yang dikatakan oleh salah satu partisipan ini bahwa setiap tahunnya harus lebih bagus lagi dan jangan sampai melupakan tradisi yang telah dibuat sejak lama ini karna hanya di Tanah Abang yang mengadakan acara seperti ini di tempat lain belum ada acara seperti ini.